Langsung ke konten utama

Analisa Saham ELSA, WSBP, IMAS dan INCO

MNC Daily Scope Wave
21 Agustus 2019

IHSG ditutup terkoreksi tipis ke level 6,295 kemarin (20/8). Kami perkirakan hal tersebut merupakan awal dari wave ii dari wave (c) dari wave [b], dimana kami perkirakan wave ii berada pada area 6,220-6,250. Selama IHSG berada di atas 6,160 maka skenario tersebut akan berlaku.
Support: 6,250, 6,140
Resistance: 6,320, 6,370

ELSA - Buy on Weakness (348)

Kemarin (20/8) ELSA ditutup menguat 4,8% dan diikuti dengan volume pembelian yang cukup besar. Kami perkirakan ELSA berada pada awal wave [iii] dari wave C, dimana ELSA akan melanjutkan penguatannya kembali.
Buy on Weakness: 336-340
Target Price: 360, 370
Stoploss: below 326

WSBP - Buy on Weakness (352)
Kami perkirakan posisi WSBP saat ini sedang berada pada awal wave [iii], dimana WSBP masih berpotensi untuk menguat kembali untuk membentuk wave [iii].
Buy on Weakness: 346-350
Target Price: 360, 380
Stoploss: below 340

IMAS - Buy on Weakness (1,880)
Posisi IMAS kami perkirakan sudah berada pada akhir wave [iii] dari wave C, sehingga diperkirakan koreksi IMAS sudah mulai terbatas. Selanjutnya IMAS berpotensi menguat dalam jangka pendek untuk membentuk wave [iv].
Buy on Weakness: 1,850-1,880
Target Price: 2,100, 2,260
Stoploss: below 1,750

INCO - Sell on Strength (3,410)
Koreksi yang terjadi pada INCO kami perkirakan merupakan awal dari wave [ii] dari wave C. Dimana kami perkirakan INCO akan terkoreksi minimal ke area 3,200 dan idealnya ke 2,960.
Sell on Strength: 3,410-3,500

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAYBANK INDONESIA PERKENALKAN APLIKASI MOBILE BANKING M2U

IQPlus,  PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkenalkan mobile banking baru yaitu Maybank app M2U. Aplikasi itu diperkenalkan pada saat pengambilan paket lomba atau yang lebih dikenal dengan Race Pack Collection (RPC) di Maybank Marathon 2019. Adapun semua transaksi selama RPC makin mudah dengan adanya M2U. Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria mengatakan sejalan dengan perkembangan teknologi digital, Maybank Indonesia fokus pada optimalisasi teknologi digital untuk memberikan pengalaman nasabah yang lebih baik di seluruh touchpoints. Ini ditandai dengan pengenalan M2U, aplikasi mobile banking dengan platform baru yang menawarkan 24/7. "Yaitu kemudahan layanan perbankan yang dapat diakses di manapun dan kapanpun sehingga memberikan customer experience yang lebih baik," kata Taswin, Senin. M2U muncul dengan tampilan yang lebih baru dan semakin fresh, berbeda dengan tampilan sebelumnya dan menawarkan serangkaian fitur unggulan, yakni tampilan yang modern dan...

Cara Membaca Indikator MACD Saham

Bagaimana cara membaca indikator MACD saham ? Bagaimana  cara menggunakan indikator MACD ? Mari kita  belajar indikator MACD  bersama-sama.  Indikator MACD  ini adalah salah satu  indikator saham paling akurat . Jadi jika kita mengerti  cara setting MACD  dan cara menggunakannya, ini tentu akan membantu memberikan keuntungan untuk kita. Penemu  Indikator MACD  adalah Gerald Appel pada tahun 1960-an. MACD adalah singkatan dari  Moving Average Convergence Divergence .  Kegunaan indikator MACD  atau  fungsi indikator MACD  adalah untuk memprediksi peralihan tren dan perubahan momentum. Inilah yang membuat indikator MACD menjadi sangat penting bagi seorang trader atau investor saham. Cara Membaca Indikator MACD Saham Pada  indikator MACD  kita bisa melihat oscilator yang dibagi menjadi dua bagian yang tidak memiliki limit terendah maupun tertinggi, juga terdapat Histogram (warna Biru), yang dipisa...

PEFINDO NAIKKAN PERINGKAT AGUNG PODOMORO JADI idBBB+

PEFINDO telah menaikkan peringkat PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dan Obligasi Berkelanjutan I/2014-2015 menjadi "idBBB+" dari "idBBB". Peningkatan peringkat mencerminkan pandangan kami bahwa risiko pembiayaan kembali dan likuiditas APLN terkait dengan pinjaman sindikasi sebesar Rp1,2 triliun serta Obligasi I/2014-2015 fase III sebesar Rp451 miliar dan Obligasi I/2014-2015 fase IV sebesar Rp99 miliar yang akan jatuh tempo masing-masing pada 30 September 2019, 19 Desember 2019, dan 25 Maret 2020, akan berkurang, dimana APLN telah mendapatkan dana dari SSG Capital Management Ltd senilai USD127 juta serta uang muka pemegang saham senilai Rp800 miliar, yang akan digunakan untuk membayar kembali utang yang akan jatuh tempo tersebut. Selain itu, APLN telah mendapatkan persetujuan untuk percepatan pelunasan Obligasi I/2014-2015 Tahap III dan Obligasi I/2014-2015 Tahap IV dari para pemegang Obligasi, dimana pembayarannya akan dilakukan selambat-lambatnya tujuh hari ker...