Langsung ke konten utama

PT PP RAIH PREDIKAT INDUSTRY LEADER DENGAN SINERGI


IQPlus, (27/08) - PT PP (Persero) Tbk, sebagai salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia, berhasil meraih predikat "Industry Leader" dengan skor 677,5 berdasarkan hasil pengukuran dari Forum Ekselen BUMN atas Surat Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN.

"Perolehan nilai ini merupakan pencapaian yang cukup besar dibandingkan tahun lalu dimana Perseroan hanya mencapai kategori Emerging Industry Leader. Transformasi ini merupakan proses evaluasi dan perbaikan secara sistematis yang dilaksanakan dengan baik dan konsisten oleh seluruh unit kerja," kata Direktur Utama Perseroan Lukman Hidayat dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Di hari ulang tahunnya ke-66 pada tanggal 26 Agustus 2019, katanya, Perseroan telah bertransformasi menjadi perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia, dimana kini struktur grup Perseroan semakin besar dengan banyaknya diversifikasi bisnis dan anak-anak perusahaan.

Mengusung tema "Synergy for Excellence", dalam usia ke-66 tahun kali ini, Perseroan menekankan pentingnya pengembangan kompetensi, kreativitas, inovasi dan sinergi antar lini bisnis.

Menurut Lukman Hidayat, dalam mencapai visi dan misi Perseroan tidak lepas dari koordinasi dan sinergitas antar tim, terutama di era masifnya digitalisasi saat ini.

Terlebih lagi, Indonesia adalah negara dengan pasar kontruksi terbesar di Asia Tenggara. Implementasi BIM (Building Information Modelling) yang telah dilakukan Perseroan sejak tahun 2015 telah membawa Perseroan menjadi pionir dalam era Industri 4.0 khususnya dalam dunia konstruksi Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...