Langsung ke konten utama

Analisa Saham MIKA, ISAT dan SMGR


PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

Harga MIKA berpotensi turun. Hal ini tercermin dari indikator stochastic yang berada di level 65. Sementara indikator MACD masih naik dengan posisi candle mendekati garis atas bolinger band.
Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 2.245
Resistance: Rp 2.530

Kiswoyo Adi Joe, Narada Aset Manajemen

PT Indosat Tbk (ISAT)

Saham ISAT bergerak dengan muncul pola bullish piercing line pattern candle. Indikator relative strength index (RSI) bergerak menguat dan berpotensi berpotongan golden cross (GC) sehingga volume perdagangan naik. Namun MA5 berpotensi membentuk pola death cross.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 3.260
Resistance: Rp 3.600
Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Candle harga SMGR sedang berusaha bertahan di atas midband. Sementara, indikator moving average convergence divergence (MACD) dan RSI masih bergerak sideways. Hal tersebut mengindikasikan harga tidak akan banyak bergerak banyak dalam jangka panjang
Rekomendasi: Hold
Support: 12.100
Resistance: 13.950
William Surya Wijaya, Indosurya Bersinar Sekuritas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...