Langsung ke konten utama

WEGE KSO RAIH KONTRAK STADION JIS Rp4,08 TRILIUN


IQPlus, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) KSO meraih kontrak Pekerjaan Jasa Konstruksi Rancang dan Bangun (Design and Build) Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau yang lebih dikenal dengan Stadion BMW. Lokasi proyek ini berada di RT 1/RW 12, Papanggo, Tj. Priok, Jakarta Utara.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku owner telah menunjuk WEGE KSO sebagai Kontraktor Pelaksana untuk mengerjakan proyek pembangunan JIS senilai Rp 4,08 triliun dengan porsi WEGE sebagai leader di dalam proyek ini sebesar 51%. WEGE KSO akan mengerjakan pekerjaan; Struktur, Arsitektur, Mekanikal, Elektrikal, Plumbing, Lapangan, Infrastruktur, dan Pekerjaan Luar. Direncanakan pembangunan JIS akan selesai pada 2021 dengan masa pemeliharaan selama 12 bulan.

Proyek pembangunan JIS dibangun di atas lahan seluas 221 ribu meter persegi. Stadion multifungsi ini nantinya dapat menampung 82 ribu penonton dengan atap yang dapat dibukatutup secara otomatis. Pembangunan JIS akan mengutamakan konsep Green Building. Di sekitar stadion kelak akan dibangun sejumlah fasilitas umum dan sosial yang mengutamakan seni, budaya, dan lingkungan.

Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto dalam kesempatan terpisah mengatakan, konsep JIS akan berstandar FIFA. "Makanya oleh FIFA sampai saat ini terus dimonitor. Kita terus berkomunikasi dengan FIFA agar nantinya saat pembangunan selesai tidak ada satu item pun yang miss," kata Dwi dalam jumpa pers di kawasan Jakarta Pusat seperti dikutip Kamis.

"Sebagai Total Solution Contractor yang berpengalaman dan selalu mengutamakan safety dan quality di setiap pekerjaan, kami optimis dapat mengerjakan setiap proyek yang diberikan kepada WEGE, tepat waktu dan memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan harapan customer," tegas Direktur Utama Nariman Prasetyo.

Capaian Kontrak Baru hingga Mingggu III Agustus 2019 telah mencapai Rp4,9 triliun atau 40,9% dari target Kontrak Baru tahun 2019 sebesar Rp11,98 triliun.

"Kami yakin target perolehan kontrak baru sebesar Rp11,98 triliun di tahun ini dapat tercapai karena WEGE tengah membidik proyek rumah sakit pemerintah, proyek hotel milik BUMN, proyek apartemen milik swasta, sarana olahraga dan gedung perkantoran,' ujar Nariman optimis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...