Langsung ke konten utama

HM SAMPOERNA DORONG PENGEMBANGAN SAINS DAN TEKNOLOGI


IQPlus, (27/08) - PT HM Sampoerna Tbk mendukung visi pemerintah dalam mendukung inovasi industri kreatif 4.0 untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing bangsa melalui pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM), sains, dan teknologi.

"Selama 106 tahun hadir di Indonesia, Sampoerna senantiasa berperan aktif mendorong kemandirian dan daya saing bangsa melalui pengembangan program yang berbasis inovasi dan teknologi," ujar Manager Regulatory Affairs Reduced Risk Products Sampoerna, Tias Gatra Annisaa, di Denpasar, Bali, Senin

Ia mengatakan, perusahaan telah lebih dari 10 tahun menjalankan program Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan Sampoerna Retail Community (SRC) untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Melalui momentum Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24 kali ini, Sampoerna diharapkan dapat meningkatkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk industri, untuk mewujudkan peran nyata penerapan teknologi dan inovasi yang akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sejak tahun 2007, program SETC telah menerima sekitar 96.000 pengunjung dan melatih sekitar 46.000 pebisnis di 79 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, dan membantu 3.000 UKM.

Sampoerna juga telah mengimplementasikan 90 proyek penelitian terapan yang telah di uji di bidang pertanian terintegrasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...

MCAnam Menyelesaikan soal Persamaan Linier Aljabar Matematika SMP dan SM...

https://youtu.be/n-UG3Re23sU