Langsung ke konten utama

Analisa Saham ISAT dan PSAB

Analisa Saham ISAT dan PSAB

ISAT

ISAT perlahan dan pasti bergerak mencapai target kenaikan kami di 3450. Kemampuan saham ini kembali menguat menembus resisten 3450 membuka ruang kenaikan menuju level pentingnya di 3750. Besar peluang terjadi koreksi di level ini (jika tercapai), namun jika ISAT mampu bertahan di atas level tersebut, saham ini berpeluang bergerak dalam fase tren naik jangka menengah dengan target kenaikan di 4300.

Rekomendasi: Hold selama saham ini bertahan diatas support.

ISAT perlahan dan pasti bergerak mencapai target kenaikan kami di 3450 seperti yang telah diulas sebelumnya pada artikel: ‘ISAT Kembali Ke Fase Bullishnya?‘. Kemampuan saham ini kembali menguat menembus resisten 3450 (pantau watchlist Anda) membuka ruang kenaikan menuju level pentingnya di 3750. Besar peluang terjadi koreksi di level ini (jika tercapai), namun jika ISAT mampu bertahan di atas level tersebut, saham ini berpeluang bergerak dalam fase tren naik jangka menengah dengan target kenaikan di 4300. 

Rekomendasi: Hold selama saham ini bertahan diatas support .Stoploss level 3020.

Sumber: galerisaham.com


PSAB

Setelah break out dari resistance area konsolidasinya di 250, saham PSAB langsung bergerak naik dan mencapai target-targetnya di level 266 dan 294 sesuai perkiraan kami. Penembusan ke atas level 250 telah mengkonfirmasi pembentukan pola grafik bullish flag pattern, sehingga secara teknikal PSAB berpeluang menuju target utama di level 324, dengan minor target di 312. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan mulai bergerak keatas lagi mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak positif.

Rekomendasi: Hold & let your profit run. Trailing stop jika kembali bergerak turun dan gagal bertahan di 246.

Sumber: step trader

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAYBANK INDONESIA PERKENALKAN APLIKASI MOBILE BANKING M2U

IQPlus,  PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkenalkan mobile banking baru yaitu Maybank app M2U. Aplikasi itu diperkenalkan pada saat pengambilan paket lomba atau yang lebih dikenal dengan Race Pack Collection (RPC) di Maybank Marathon 2019. Adapun semua transaksi selama RPC makin mudah dengan adanya M2U. Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria mengatakan sejalan dengan perkembangan teknologi digital, Maybank Indonesia fokus pada optimalisasi teknologi digital untuk memberikan pengalaman nasabah yang lebih baik di seluruh touchpoints. Ini ditandai dengan pengenalan M2U, aplikasi mobile banking dengan platform baru yang menawarkan 24/7. "Yaitu kemudahan layanan perbankan yang dapat diakses di manapun dan kapanpun sehingga memberikan customer experience yang lebih baik," kata Taswin, Senin. M2U muncul dengan tampilan yang lebih baru dan semakin fresh, berbeda dengan tampilan sebelumnya dan menawarkan serangkaian fitur unggulan, yakni tampilan yang modern dan...

Cara Membaca Indikator MACD Saham

Bagaimana cara membaca indikator MACD saham ? Bagaimana  cara menggunakan indikator MACD ? Mari kita  belajar indikator MACD  bersama-sama.  Indikator MACD  ini adalah salah satu  indikator saham paling akurat . Jadi jika kita mengerti  cara setting MACD  dan cara menggunakannya, ini tentu akan membantu memberikan keuntungan untuk kita. Penemu  Indikator MACD  adalah Gerald Appel pada tahun 1960-an. MACD adalah singkatan dari  Moving Average Convergence Divergence .  Kegunaan indikator MACD  atau  fungsi indikator MACD  adalah untuk memprediksi peralihan tren dan perubahan momentum. Inilah yang membuat indikator MACD menjadi sangat penting bagi seorang trader atau investor saham. Cara Membaca Indikator MACD Saham Pada  indikator MACD  kita bisa melihat oscilator yang dibagi menjadi dua bagian yang tidak memiliki limit terendah maupun tertinggi, juga terdapat Histogram (warna Biru), yang dipisa...

PEFINDO NAIKKAN PERINGKAT AGUNG PODOMORO JADI idBBB+

PEFINDO telah menaikkan peringkat PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dan Obligasi Berkelanjutan I/2014-2015 menjadi "idBBB+" dari "idBBB". Peningkatan peringkat mencerminkan pandangan kami bahwa risiko pembiayaan kembali dan likuiditas APLN terkait dengan pinjaman sindikasi sebesar Rp1,2 triliun serta Obligasi I/2014-2015 fase III sebesar Rp451 miliar dan Obligasi I/2014-2015 fase IV sebesar Rp99 miliar yang akan jatuh tempo masing-masing pada 30 September 2019, 19 Desember 2019, dan 25 Maret 2020, akan berkurang, dimana APLN telah mendapatkan dana dari SSG Capital Management Ltd senilai USD127 juta serta uang muka pemegang saham senilai Rp800 miliar, yang akan digunakan untuk membayar kembali utang yang akan jatuh tempo tersebut. Selain itu, APLN telah mendapatkan persetujuan untuk percepatan pelunasan Obligasi I/2014-2015 Tahap III dan Obligasi I/2014-2015 Tahap IV dari para pemegang Obligasi, dimana pembayarannya akan dilakukan selambat-lambatnya tujuh hari ker...