Langsung ke konten utama

EASTPRAC HOTEL RAIH LABA Rp2,35 MILIAR HINGGA JUNI

IQPlus, (19/08) - PT Eastprac Hotel Tbk (EAST) meraih laba sebesar Rp2,35 miliar hingga periode 30 Juni 2019 dibandingkan rugi Rp1,11 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan perseroan menyebutkan, pendapatan meningkat menjadi Rp28,48 miliar dari pendapatan Rp23,11 miliar tahun sebelumnya dan laba kotor diraih sebesar Rp16,85 miliar naik dari laba kotor Rp13,03 miliar.

Laba usaha diraih sebesar Rp5,06 miliar dari rugi usaha Rp101,35 juta terutama setelah beban penyusutan turun menjadi Rp1,28 miliar dari Rp2,50 miliar. Meski beban lain-lain bersih diderita Rp1,97 miliar naik dari Rp1,09 miliar tahun sebelumnya namun laba sebelum pajak berhasil diraih Rp3,09 miliar dari rugi sebelum pajak Rp1,20 miliar tahun sebelumnya.


Total aset perseroan hingga 30 Juni 2019 mencapai Rp242,02 miliar hingga periode 30 Juni 2019 turun tipis dari total aset yang tercatat hingga 31 Desember 2018 yang Rp245,86 miliar. (end)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...