Langsung ke konten utama

Kriteria Indeks LQ45

Indeks LQ 45 adalah merupakan sebuah indeks pada pasar saham yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang di dalamnya terdiri dari sejumlah 45 perusahaan-perusahaan yang telah memenuhi memenuhi kriteria-kriteria spesifik, yang antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Merupakan salah satu dari 60 perusahaan yang mempunyai kapitalisasi pasar tertinggi pada 12 bulan terakhir.
  2. Merupakan salah satu dari 60 perusahaan yang mempunyai nilai transaksi tertinggi di pasar reguler pada 12 bulan terakhir.
  3. Sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam waktu minimal 3 bulan sebelumnya.
  4. Mempunyai keadaan keuangan, prospek pertumbuhan dan value transaksi saham yang tinggi.
Indeks LQ 45 dihitung setiap enam bulan oleh divisi penelitian dan pengembangan Bursa Efek Indonesia.

Daftar Indeks LQ45

Untuk periode Agustus 2016 - Januari 2017, indeks LQ45 meliputi perusahaan-perusahaan berikut:
  • Adaro Energy ADRO
  • Adhi Karya ADHI
  • AKR Corporindo AKRA
  • Alam Sutera Realty ASRI
  • Aneka Tambang ANTM
  • Astra Agro Lestari AALI
  • Astra International ASII
  • Bank Central Asia BBCA
  • Bank Mandiri BMRI
  • Bank Negara Indonesia BBNI
  • Bank Rakyat Indonesia BBRI
  • Bank Tabungan Negara BBTN
  • Bumi Serpong Damai BSDE
  • Charoen Pokphand Indonesia CPIN
  • Elnusa ELSA
  • Global Mediacom BMTR
  • Gudang Garam GGRM
  • H.M. Sampoerna HMSP
  • Hanson International MYRX
  • Indocement Tunggal Prakarsa INTP
  • Indofood CBP Sukses Makmur ICBP
  • Indofood Sukses Makmur INDF
  • Jasa Marga JSMR
  • Kalbe Farma KLBF
  • Lippo Karawaci LPKR
  • Matahari Department Store LPPF
  • Matahari Putra Prima MPPA
  • Media Nusantara Citra MNCN
  • Pakuwon Jati PWON
  • PP PTPP
  • Perusahaan Gas Negara PGAS
  • PP London Sumatra Indonesia LSIP
  • Sawit Sumbermas Sarana SSMS
  • Semen Indonesia SMGR
  • Siloam International Hospitals SILO
  • Sri Rejeki Isman SRIL
  • Summarecon Agung SMRA
  • Surya Citra Media SCMA
  • Tambang Batubara Bukit Asam PTBA
  • Telekomunikasi Indonesia TLKM
  • Unilever Indonesia UNVR
  • United Tractors UNTR
  • Vale Indonesia INCO
  • Waskita Karya WSKT
  • Wijaya Karya WIKA
Untuk daftar indeks LQ45 yang lebih update, anda bisa dapatkan dengan mendownload daftar tersebut pada link di bawah ini :
Demikian tadi adalah artikel tentang Kriteria Indeks LQ45. Kami berharap yang sedikit ini mampu menambah wawasan kita semua. Juga semoga artikel tentang Kriteria Indeks LQ45 ini memberi manfaat untuk kita semua. Silahkan bagikan artikel ini kepada orang lain jika menurut anda artikel ini akan berguna bagi orang lain juga. 


sumber: sahamonline.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...