Langsung ke konten utama

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Emiten Rumahsakit Ikut Senang


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tahun depan.

Menyikapi hal tersebut, para pengelola rumahsakit berharap kenaikan iuran BPJS Kesehatan bisa mendongkrak pendapatan mereka dari program JKN.

Pengembang rumahsakit juga menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan bisa memperlancar klaim tagihan rumahsakit swasta kepada pemerintah di masa depan.

Salah satu emiten rumahsakit, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), sebenarnya tidak memproyeksikan pendapatan dari segmen BPJS pada tahun depan.

Namun, mereka mengharapkan mampu meningkatkan pendapatan dari segmen BPJS seiring bertambahnya jaringan RS Mitra Keluarga yang dikonversi ke layanan BPJS Kesehatan.

Investor Relation PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk, Aditya Widjaja, mengemukakan sampai saat ini sebanyak 14 dari total 24 jaringan RS Mitra Keluarga sudah melayani pasien BPJS.

Jumlah tersebut akan bertambah satu lagi dalam waktu dekat melalui rencana operasi RS Mitra Keluarga Pratama Jatiasih.

"Yang terpenting, dengan kenaikan iuran JKN, pemerintah semakin lancar dan cepat membayar klaim agar kami bisa melayani pasien dengan maksimal," ungkap dia kepada KONTAN.

Dengan kenaikan iuran JKN, Aditya menilai, pasien BPJS Kesehatan tentu akan menuntut kualitas pelayanan yang lebih baik.

Bergantung reimbursement rate

Sementara itu PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) masih mencermati dan menunggu keputusan resmi pemerintah terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Kelebihan Pasokan Ayam Masih Mengancam, Ini Rekomendasi Analis untuk Saham Poultry

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tantangan bagi industri perunggasan atau poultry masih cukup besar di sisa tahun ini. Ini seiring pelemahan harga ayam jenis broiler dan day old chicken (DOC) yang masih terjadi. Sebelumnya, pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, memandatkan kepada 48 produsen unggas di Indonesia melakukan program culling atau pemusnahan ayam broiler berusia di atas 68 minggu. Program ini digelar pada 26 Juni sampai 9 Juli lalu. Analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin mengatakan, pasca pelaksanaan program tersebut, harga rata-rata ayam hidup di Juli sebenarnya mulai pulih. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama. Buktinya, di sejumlah daerah, harga rata-rata ayam hidup kembali turun. Misalnya di Jawa Barat, harga rata-rata ayam hidup di Agustus turun sekitar 10,9% dibandingkan bulan sebelumnya. Pelemahan harga terjadi lantaran permintaan masyarakat terhadap ayam cenderung melambat. Bahkan, Idul Adha gagal mengangkat permintaan terhadap ayam. Pelemahan ini pun berla...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia