Langsung ke konten utama

Analisa Saham BBCA, SMRA dan ERAA


PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Candle saham BBCA berusaha menembus midband. Level support terlihat dapat dijaga dengan baik.
Indikator RSI dan MACD masih bergerak sideways. Saham BBCA bepotensi naik cukup besar.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 29.600

Resistance: Rp 32.000
William Surya Wijaya, Indosurya Bersinar Sekuritas

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
Saham SMRA sedang menguji dark cloud cover candle. Indikator RSI melemah. MA5 berpotensi membentuk pola death cross.
Volume perdagangan saham SMRA turun tetapi indikator stochastic membentuk pola golden cross.
Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 1.185
Resistance: Rp 1.265
Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Dalam minor tren harga masih uptrend. Indikator stochastic masih bergerak bullish. Indikator MACD dalam histogram positif dengan volume yang meningkat.
Harga saham ERAA berpeluang lanjutkan penguatan dengan menguji resistance terdekat.
Rekomendasi : Buy
Support : Rp 1.895
Resistance :Rp 2.020
Sukarno Alatas, OSO Sekuritas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Kelebihan Pasokan Ayam Masih Mengancam, Ini Rekomendasi Analis untuk Saham Poultry

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tantangan bagi industri perunggasan atau poultry masih cukup besar di sisa tahun ini. Ini seiring pelemahan harga ayam jenis broiler dan day old chicken (DOC) yang masih terjadi. Sebelumnya, pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, memandatkan kepada 48 produsen unggas di Indonesia melakukan program culling atau pemusnahan ayam broiler berusia di atas 68 minggu. Program ini digelar pada 26 Juni sampai 9 Juli lalu. Analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin mengatakan, pasca pelaksanaan program tersebut, harga rata-rata ayam hidup di Juli sebenarnya mulai pulih. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama. Buktinya, di sejumlah daerah, harga rata-rata ayam hidup kembali turun. Misalnya di Jawa Barat, harga rata-rata ayam hidup di Agustus turun sekitar 10,9% dibandingkan bulan sebelumnya. Pelemahan harga terjadi lantaran permintaan masyarakat terhadap ayam cenderung melambat. Bahkan, Idul Adha gagal mengangkat permintaan terhadap ayam. Pelemahan ini pun berla...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia