Langsung ke konten utama

Analisa Saham CPIN, MAIN, SIDO dan UNTR


CPIN

Menguat dan breakout dari resistance downtrend line pada 4850. Kini sudah memasuki uptrend.
Rekomendasi: Buy 4900 s/d 5000, TP 5400 s/d 5500, stop loss <4850 .="" p="">

MAIN

Breakout dari resistance downtrend line pada 915, berpotensi menguat bersamaan dengan saham-saham polutry lainnya.
Rekomendasi: Buy 915 s/d 925, TP 950 s/d 1000, stop loss <860 .="" p="">

SIDO

Trend Following: Membentuk pola bullish engulfing dan harga terus bertahan di atas support MA5 dan MA20. Saat ini sudah terbentuk strong support baru pada 1170.
Rekomendasi: Buy and hold >1170, TP 1300 s/d 1400.

UNTR

Technical Rebound: Menembus resistance downtrend line pada 20000. Volume masih kurang mendukung untuk memasuki uptrend sehingga aksi beli pada saham ini masih bersifat spekulatif.
Rekomendasi: Buy 20000 s/d 20900, TP 22000 s/d 24000, stop loss <19650 .="" p="">
Semoga bermanfaat, happy trading!

Panin Sekuritas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...