Langsung ke konten utama

ELNUSA JAJAKI PASAR DI LUAR NEGERI DARI ASIA HINGGA AFRIKA


IQPlus, PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan terkemuka penyedia jasa energi, terus jajaki berbagai peluang baru untuk tingkatkan pertumbuhan kinerjanya. Sejak tiga tahun terakhir, Elnusa tengah menjajaki berbagai pasar di luar negeri. Kini Elnusa tengah menjajaki peluang baru di Afrika melalui berbagai keunggulan total solution services-nya.

Direktur Utama Elnusa, Elizar P Hasibuan mengemukakan dalam keterangan resmi Rabu, penjajakan pangsa pasar luar negeri telah lama dilakukan, namun sifatnya masih belum kontinyu. Oleh karenanya penjajakan pangsar luar negeri ini merupakan satu diantara peluang baru yang kami jajaki untuk terus tumbuh.

Elnusa menjajaki berbagai peluang baru pada berbagai segmen bisnisnya. Pada jasa hulu migas beberapa peluang yang dijajaki antara lain pengembangan pasar baru di luar negeri, peluang komitmen kerja pasti, serta bisnis operation & maintenance refinery. Pada jasa distribusi dan logistik energi, Elnusa memulai bisnis infrastruktur dengan revitalisasi maupun pembangunan terminal BBM, serta menggenjot bisnis chemical untuk enhanced oil recovery. Selain itu, bisnis penunjang dengan memanfaatkan internet of things juga mulai dikembangkan.

Sebelumnya, sejak pertengahan 2016 Elnusa telah bekerja sama dengan Advent Oilfield Sevices, perusahaan servis migas untuk mendukung jasa data field processing di India. Kerja sama ini terus berlanjut hingga saat ini. Pada tengah tahun ini, Elnusa bekerja untuk Soco Exploration (Vietnam) Ltd dalam survei seismik laut 2D di Semenanjung Indocina, Vietnam. Kini Elnusa mendapatkan tawaran kerja sama perusahaan migas Madagaskar, Afrika.

Elizar menambahkan, Elnusa telah mendapatkan penawaran kesepahaman oleh perusahaan migas Madagaskar untuk pekerjaan pengeboran. Pekerjaan ini tergolong berisiko tinggi. Sehingga Elnusa meminta perusahaan tersebut untuk menyediakan jaminan pembayaran dari institusi keuangan ataupun perbankan yang terpercaya.

Penawaran kesepahaman ini merupakan pengakuan bahwa total solution services dan pengalaman Elnusa sebagai perusahaan jasa energi diakui oleh negara lain. Total solution services merupakan rangkaian jasa yang ditawarkan Elnusa sesuai dengan kebutuhan customer untuk menyelesaikan permasalahan operasional secara komprehensif. Layanan ini merupakan jawaban Elnusa atas dinamika industri migas dan tantangan customer dalam menghadirkan jasa yang lebih baik, lebih cepat serta lebih kompetitif.

"Kami meyakini bahwa dengan total solution services dan pengalaman panjang setengah abad, Elnusa mumpuni dalam menghadirkan jasa energi dan mengharumkan nama Indonesia", pungkas Elizar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Kelebihan Pasokan Ayam Masih Mengancam, Ini Rekomendasi Analis untuk Saham Poultry

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tantangan bagi industri perunggasan atau poultry masih cukup besar di sisa tahun ini. Ini seiring pelemahan harga ayam jenis broiler dan day old chicken (DOC) yang masih terjadi. Sebelumnya, pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, memandatkan kepada 48 produsen unggas di Indonesia melakukan program culling atau pemusnahan ayam broiler berusia di atas 68 minggu. Program ini digelar pada 26 Juni sampai 9 Juli lalu. Analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin mengatakan, pasca pelaksanaan program tersebut, harga rata-rata ayam hidup di Juli sebenarnya mulai pulih. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama. Buktinya, di sejumlah daerah, harga rata-rata ayam hidup kembali turun. Misalnya di Jawa Barat, harga rata-rata ayam hidup di Agustus turun sekitar 10,9% dibandingkan bulan sebelumnya. Pelemahan harga terjadi lantaran permintaan masyarakat terhadap ayam cenderung melambat. Bahkan, Idul Adha gagal mengangkat permintaan terhadap ayam. Pelemahan ini pun berla...

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...