Langsung ke konten utama

INDOCEMENT GELAR "GOES TO CAMPUS" DI UNIVERSITAS INDONESIA


IQPlus, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sebagai produsen Semen Tiga Roda melakukan program Goes To Campus di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) untuk memperkenalkan salah satu perkembangan material di bidang konstruksi.

Acara Goes To Campus yang dibuka Dekan Fakultas Teknik (FT) UI Dr Ir Hendri DS Budiono itu dirangkai dengan seminar umum bertajuk .Perkembangan Teknologi dan Material Konstruksi di Indonesia. yang digelar di Fakultas Teknik UI, Depok, Jabar, Rabu.

Paparan materi dalam seminar ini disampaikan oleh Direktur Indocement, Antonius Marcos dan juga Dr Arvin, ahli yang mengembangkan semen slag produksi Indocement yang dikenal dengan nama Duracem.

Dalam kegiatan tersebut Indocement juga merangkul PT Adhimix Precast Indonesia.

Antonius mengataka semen slag adalah semen yang memiliki panas hidrasi rendah sehingga sangat cocok digunakan untuk "mass concrete".

"Semen slag ini memiliki ketahanan sangat tinggi dan dikenal sebagai semen yang ramah lingkungan," katanya.

Ia menambahkan disebut ramah lingkungan karena diproduksi menggunakan limbah produksi industri baja dicampur dengan semen Portland, yang cukup berbeda dari semen pada umumnya yang digunakan di Indonesia.

Seminar umum yang memperkenalkan semen slag ini, katanya,merupakan rangkaian dari kegiatan Indocement Goes to Campus (IGTC) yang merupakan komitmen Indocement untuk merangkul akademisi dan mahasiswa dalam mengembangkan konstruksi di Indonesia sebagai wujud nyata pelaksanaan visi misi Hari Bangunan Indonesia yang diperingati setiap 11 November.

Hari Bangunan Indonesia, kata dia, telah diperingati sejak tahun 2015, sebagai upaya untuk mengajak seluruh pelaku konstruksi seperti kontraktor, developer, industri bahan bangunan, arsitek dan akademisi untuk bersama-sama menjaga komitmen terhadap standar bangunan berkualitas.

Selain itu, juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang standar bangunan yang berkualitas, memiliki durabilitas yang tinggi, ramah lingkungan serta mencerminkan budaya Indonesia.

Perwujudan ini dilaksanakan Indocement, salah satunya melalui kegiatan IGTC yang masih akan berlangsung dari kampus ke kampus untuk merangkul lebih banyak akademisi dan mahasiswa guna bersama-sama mengembangkan yang terbaik untuk konstruksi Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Kelebihan Pasokan Ayam Masih Mengancam, Ini Rekomendasi Analis untuk Saham Poultry

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tantangan bagi industri perunggasan atau poultry masih cukup besar di sisa tahun ini. Ini seiring pelemahan harga ayam jenis broiler dan day old chicken (DOC) yang masih terjadi. Sebelumnya, pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, memandatkan kepada 48 produsen unggas di Indonesia melakukan program culling atau pemusnahan ayam broiler berusia di atas 68 minggu. Program ini digelar pada 26 Juni sampai 9 Juli lalu. Analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin mengatakan, pasca pelaksanaan program tersebut, harga rata-rata ayam hidup di Juli sebenarnya mulai pulih. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama. Buktinya, di sejumlah daerah, harga rata-rata ayam hidup kembali turun. Misalnya di Jawa Barat, harga rata-rata ayam hidup di Agustus turun sekitar 10,9% dibandingkan bulan sebelumnya. Pelemahan harga terjadi lantaran permintaan masyarakat terhadap ayam cenderung melambat. Bahkan, Idul Adha gagal mengangkat permintaan terhadap ayam. Pelemahan ini pun berla...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia