Langsung ke konten utama

PGN AKAN PERLUAS JARINGAN INFRASTRUKTUR GAS BUMI DI YOGYAKARTA


IQPlus, Perusahaan Gas Negara akan memperluas jaringan infrastruktur untuk pemanfaatan gas bumi di Kota Yogyakarta sehingga produknya dari perusahaan tersebut bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat di kota tersebut.

"Selain ditujukan untuk sektor rumah tangga, perluasan jaringan infrastruktur untuk pemanfaatan gas bumi tersebut juga ditujukan untuk industri menengah ke bawah," kata Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN) Gigih Prakoso usai penandatanganan kesepahaman bersama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, sudah ada satu usaha kuliner oleh-oleh khas Yogyakarta, bakpia, yang memanfaatkan gas yang diproduksi oleh PGN dan perusahaan tersebut juga mendorong pelaku usaha hotel untuk memanfaatkan produk gas PGN karena lebih efisien sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha.

Ia menyebut, proyek percontohan perluasan infrastruktur pemanfaatan gas bumi tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung Kota Yogyakarta menjadi kota hijau.

"Tentunya, kami akan menindaklanjuti kesepahaman bersama ini dengan melalukan studi kelayakan dan dibutuhkan dukungan regulasi dari pemerintah daerah," katanya.

Studi kelayakan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk dilanjutkan dengan tahap implementasi. PGN menyebut, akan berkoordinasi dengan tim dari Pemerintah Kota Yogyakarta dalam penyusunan perencanaan termasuk tata kala kegiatan.

Gigih menambahkan, untuk penyediaan energi gas bumi, PGN akan membangun berbagai infrastruktur di sejumlah daerah seperti jaringan pipa distribusi sepanjang 500 kilometer, pipa transmisi 528 km, tujuh liquified natural gas filling station untuk truk atau kapal, lima FSRU, 3,59 juta sambungan rumah tangga, dan 17 LNG untuk menyuplai kebutuhan konsumen.

Pada tahun ini, PGN menargetkan mampu membangun 78.216 sambungan rumah dari target 4,7 juta sambungan pada 2025 dan pada saat ini sedang menyelesaikan proyek pipa gas dari Gresik ke Semarang sepanjang 267 kilometer.

"Jaringan pipa tersebut akan memasok gas ke PLTGU Tambak Lorok di Semarang dan akan mengalirkan gas memenuhi kebutuhan konsumen di Jawa Tengah dan Yogyakarta," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...