Langsung ke konten utama

PGN TAMBAH 5.000 PELANGGAN SAMBUNGAN GAS DI PENAJAM


IQPlus, -PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN berencana akan menambah sekitar 5.000 pelanggan rumah tangga untuk sambungan gas di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Hari ini kita sudah punya rencana untuk menambah di Penajam Paser Utara sekitar 5.000 pelanggan rumah tangga," ujar Direktur Komersial PGN Dilo Seno Widagdo dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Dilo menjelaskan PGN sedang membangun sambungan gas rumah tangga untuk sekitar 5.000 pelanggan pada tahun 2019, sehingga kemungkinan sampai akhir tahun 2020 terdapat sekitar 10.000 sambungan gas untuk rumah tangga di wilayah Penajam Paser Utara.

PGN optimistis bisa merampungkan target 78 ribu jaringan gas nasional pada tahun ini, dan memperkirakan akan ada tambahan sekitar 293 ribu sambungan gas untuk rumah tangga pada tahunb 2020.

Sampai semester I 2019, PGN telah menyalurkan gas bumi sebesar 2.938 BBTUD, dengan rincian volume gas distribusi sebesar 932 BBTUD, dan volume transmisi gas bumi sebesar 2.006 BBTUD.

PGN melayani lebih dari 350 ribu pelanggan dengan cakupan infrastruktur pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.000 kilometer, termasuk jaringan gas untuk melayani sektor rumah tangga sepanjang lebih dari 3.800 kilometer.

PGN berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi melalui optimalisasi pemanfaatan gas bumi di dalam negeri. Hal ini akan diwujudkan PGN melalui pembangunan dan pengembangan berbagai infrastruktur gas bumi yang mampu menjangkau semua segmen pasar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...