Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Tetra | 3 September 2019


Kondisi IHSG yang gagal breakout 6329 masih aman karena tertahan oleh support EMA7 6285. Masih memiliki 2 support ini membuat masih ada peluang index untuk terkonsolidasi terlebih dahulu sambil menunggu arah meningat sudah 3x area ini gagal ditembus. Ini menjadi pekan ke-5 index alami sideways dan bergerak di area 6022 – 6329 dalam rentang cukup lebar dan membuat sebagian trader merasa frustasi.

Membaiknya data manufaktur di China yang alami peningkatan dibanding ekspektasi analis Caixin/Markit factory PMI tercatat 50.4 dibandingkan proyeksi 49.8. Hal ini juga lebih tinggi dari data di bulan July yang tercatat 49.9. Selain itu harapan dari kepastian Brexit tanpa delay di 31 Oktober 2019 menjadi garansi PM Boris Johnson termasuk tidak adanya Pemilu yang dipercepat sebagaimana harapan partai oposisi.

Index diperkirakan akan menguji kembali area EMA7 dan MA20 sebagai support. Sektoral akan mixed sehingga berpotensi membuat index terkonsolidasi pada rentang 6258 – 6338.  Membaiknya harga batubara, tetap naiknya harga timah dan emas dapat menjadi pemicu aktifnya kembali sektor MINING hari ini.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Resisten Gagal Ditembus, Saham MINING Menjadi Penahan Index Diatas Support EMA7
Potensi Pergerakan : 6258 - 6338 

STOCK HIGHLIGHT
Hari ini ada saham yang menarik untuk diperhatikan yaitu ADRO dan PGAS

Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) telah keluar dari area minor downtrend dan membentuk pola minor uptrend. Buy on breakout bila berada diatas > 1155 dengan target penguatan 1220-1260. Trailing stop dengan menggunakan EMA7 untuk jangka pendek

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) hendak membentuk pola minor uptrend bila berhasil breakout dari area 2000. Saham ini posisinya sudah diatas garis EMA7 dan MA20 dan berpotensi golden cross. Bisa ditrading dengan teknik Swing atau Trend Following. Resisten berikut 2060 – 2100 dapat dipergunakan sebagai target terdekatnya. Trailing stop gunakan MA20 untuk jangka menengah.

SAHAM WATCHLIST
Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade/Trend Following :  ACES ARMY DILD MLIA PGAS PSAB RBMS TINS TOPS       (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade  : HOME RBMS TINS INCO BRPT ANTM MAMI DKFT SMSM NUSA SILO POWR EXL PICO PGAS MINA POOL       (hanya berlaku hari ini)

https://tetraxchange.id/2019/09/resisten-gagal-ditembus-mining-tahan-index/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik. "Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya. Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September. Lebih lanjut, khusus wilayah...

Perubahan Jam Bursa Saham Indonesia

Tiga BUMN Menikmati Gurihnya Bisnis Bank Garansi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank BUMN optimistis bisnis kredit non tunai melalui layanan bank garansi masih memiliki potensi untuk tumbuh di tahun ini. Prospeknya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya telah berhasil membukukan volume bisnis jasa bank garasi sebesar Rp 20,5 triliun hingga Agustus 2019. Dari situ, BRI telah berhasil membukukan pendapatan komisi sebesar Rp 107,2 miliar. "Sektor penyumbang terbesar bisnis bank garansi BRI berasal dari konstruksi dan perdagangan," ungkap Hary Purnomo, Sekretaris BRI, Rabu (18/9). Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank garansi, BRI melakukan inovasi berupa penerbitan bank garansi (BG), standby letter of credit (SBLC) dan demand guarantee secara online. Melalui inovasi tersebut, pengajuan bank garansi serta proses pengecekan dapat dilakukan secara digital melalui sistem cash management BRI. Bisnis bank garansi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga hingga Agust...